05.08.08
Bagi Yang AKAN, SEDANG DAN BOSAN menikah
Baitijannati. Sebuah kecenderungan yang dimiliki kaum wanita pada umumnya
adalah berbagi rasa, berbagi kesedihan dan kebahagian dengan shahabat
terdekat mereka. Dan obrolan yang tidak jarang kita dapati adalah obrolan
yang menyangkut permasalah cinta, anak dan keluarga (baca:suami) . Mulai
dari yang ingin sekali menggenapkan dien, berusaha mengatasi permasalah
yang terjadi dalam kehidupan pernikahan atau keinginan untuk meminta
cerai. Tulisan berikut patut dibaca oleh siapapun yang akan menikah, dalam
masa kehidupan pernikahan dan juga yang sudah bosan untuk menikah
(berfikir untuk bercerai).
adalah berbagi rasa, berbagi kesedihan dan kebahagian dengan shahabat
terdekat mereka. Dan obrolan yang tidak jarang kita dapati adalah obrolan
yang menyangkut permasalah cinta, anak dan keluarga (baca:suami) . Mulai
dari yang ingin sekali menggenapkan dien, berusaha mengatasi permasalah
yang terjadi dalam kehidupan pernikahan atau keinginan untuk meminta
cerai. Tulisan berikut patut dibaca oleh siapapun yang akan menikah, dalam
masa kehidupan pernikahan dan juga yang sudah bosan untuk menikah
(berfikir untuk bercerai).
Beberapa TIPS
Bagi siapapun yang sudah beristri atau bersuami pasti pernah merasa bosan,
suntuk, marah, jengkel, ataupun gelisah melihat suami atau sesaat setelah
mendapat perlakuan suami. Kejengkelan itu kadang diutarakan dalam bentuk
�gAksi diam�h atau terkadang dengan teriakan marah bahkan ada yang samapai
mencaci dan mengungkit kekurangan dan kesalahan suami di masa lampau. Jika
hal ini dibiarkan maka akan bisa mendorong kepada tindakan yang melapau
batas, rasa kalut, marah dan putus asa akan bisa berubah menjadi tindakan
nekat seperti kabur dari rumah sampai sampai usaha mengakhiri hidup (baca:
bunuh diri)
Sebelum itu semua terjadi, tolong renungkan sebentar dan pertanyakan diri
kita sendiri, sudahkah kita mengikuti beberapa cara berfikir dan bertindak
seperti berikut:
1. Pastikan pasangan kita tahu kalo kita sedang marah dan kecewa
terhadapnya, karena pasangan kita bukanlah ahli ramal yang bias membaca
pikiran orang. Jika kita tidak menyampaikan isi hati kita maka sampai
kapanpun pasangan kita tidak akan mengerti kenapa kita kecewa kepadanya
2. Pastikan bahwa �gamarah�h kita beralasan. Tak jarang ada wanita
yang marah hanya karena suami salah pencet pasta gigi, atau suami yang
menaruh sepatu melintang bukannya membujur atau suami menaruh kaos kaki di
dekat meja makan dan tidak dirak sepatu yang ada, atau suami yang suka
tidur miring kanan bukannya miring ke kiri. Jangan marah hanya dengan
alasan yang seperti ini karena hal ini hanya akan membuat kita stress
sendiri, marahlah jika ada aturan Allah yang mereka langgar, marahlah jika
dia berbuat haram. Sisanyaa?|Jangan!
3. Sampaikan kekecewaan/ kemarahan anda dengan cara yang bijak dan
penuh cinta. Marah adalah api, api bisa membakar, kalo sudah membakar
pasti ada yang hangus dan jika sudah hangus maka tidak akan bias
dikembalikan seperti sedia kala. Artinya jika kita menyampaikan rasa marah
dengan penuh kemarahan dan kebenciana maka dijamin tidak akan membawa
hasil! Contoh marah yang sopan: �gKanda sayang, dinda marah kepada kanda
loh, kelihatan nggak dari wajah dinda? Inginkah kanda mengetahui apa yang
bikin dinda marah??a??
4. Jangan marah bersama sama, karena kalo dua pasangan marah
bersamaan maka rumah akan seperti hutan kebakaran, panas!! kalau pasangan
kita jadi api, maka kita harus menjadi air buatnya, demikian juga
sebaliknya agar panas itu segera redam, mungkin kita yang lebih sering
menjadi air tapi tak mengapa karena justru nantinya keberadaan kita
sebagai air akan dirindukan oleh sang api untuk mendinginkannya.
5. Jangan pernah membawa bawa kesalahan tempo dulu. wanita
cenderung ingat tentang kesalahan suami dari hari pertama menikah sampai
berakhirnya pernikahan. Entah kenapa, sungguh menakjubkan kekuatan memori
seorang wanita berkaitan dengan hal ini. Sayangnya jika sudah marah, ada
sekian banyak daftar kesalahan yang harus si wanita sebutkan untuk membuat
lawan bicara (baca: suami ) KO. Hal ini tidaklah patut dilakuakan seorang
wanita karena kalo sebagai wanita sudah merasa a??lebiha?? benar dari
suami maka isteri akan kehilangan kepercayaan dan simpati dari suami.
Sampai sampai bagi suami, istr tak ubahnya sebuah ember kosong yang
nyaring bunyinya setiap kali dipukul.
6. Jangan pernah berangkat ke peraduan sambil memendam rasa marah
yang tak terungkap. Sampaikan sebelum kita beranjak tidur, minta lah maaf
jika memang perlu karena siapa tahu Allah tidak mengembalikan nyawa kita
ke jasad kita kembali (baca: meninggal dunia di tempat tidur).
7. Kita bisa cuek terhadap seluruh dunia tapi jangan pernah kita
cuek terhadap pasangan kita sedikitpun.
8. Ingatlah..bahwa dibalik suami yang sukses ada isetri yang
bekerja keras tak kenal lelah untuk mendukung suaminya. Mungkin kita tidak
dikenal dan diakui dunia tapi jika suami berhasil maka dunia mengakuinya
bahwa sebenarnya itu adalah keberhasilan sang wanita sebagai teman
hidupnya.
9. Ingatlah bahwa untuk bertengkar membutuh 2 orang, Jika salah
satu mengajak bertengkar dan yang lain berusaha diam dan menyingkir maka
dijamin pertengkaran tidak akan terjadi.
10. Jika kita berbuat salah, cobalah untuk mampu mengakuinya karena
mengakui tidak membuat kita buruk di hadapan pasangan tapi justru dihargai
karena kita berjiwa ksatria.
11. Sekali sehari, jangan pernah lupa mengucapkan hal manis kepada
pasangan kita, entah itu komentar terhdapa baju yang dia pakai, parfum,
masakan atau sekedar senyum pasangan kita.
12. Jangan pernah pergi ke tempat tidur tidur lebih dari 10 menit
setelah pasangan kita pergi tidur.
Bagi siapapun yang sudah beristri atau bersuami pasti pernah merasa bosan,
suntuk, marah, jengkel, ataupun gelisah melihat suami atau sesaat setelah
mendapat perlakuan suami. Kejengkelan itu kadang diutarakan dalam bentuk
�gAksi diam�h atau terkadang dengan teriakan marah bahkan ada yang samapai
mencaci dan mengungkit kekurangan dan kesalahan suami di masa lampau. Jika
hal ini dibiarkan maka akan bisa mendorong kepada tindakan yang melapau
batas, rasa kalut, marah dan putus asa akan bisa berubah menjadi tindakan
nekat seperti kabur dari rumah sampai sampai usaha mengakhiri hidup (baca:
bunuh diri)
Sebelum itu semua terjadi, tolong renungkan sebentar dan pertanyakan diri
kita sendiri, sudahkah kita mengikuti beberapa cara berfikir dan bertindak
seperti berikut:
1. Pastikan pasangan kita tahu kalo kita sedang marah dan kecewa
terhadapnya, karena pasangan kita bukanlah ahli ramal yang bias membaca
pikiran orang. Jika kita tidak menyampaikan isi hati kita maka sampai
kapanpun pasangan kita tidak akan mengerti kenapa kita kecewa kepadanya
2. Pastikan bahwa �gamarah�h kita beralasan. Tak jarang ada wanita
yang marah hanya karena suami salah pencet pasta gigi, atau suami yang
menaruh sepatu melintang bukannya membujur atau suami menaruh kaos kaki di
dekat meja makan dan tidak dirak sepatu yang ada, atau suami yang suka
tidur miring kanan bukannya miring ke kiri. Jangan marah hanya dengan
alasan yang seperti ini karena hal ini hanya akan membuat kita stress
sendiri, marahlah jika ada aturan Allah yang mereka langgar, marahlah jika
dia berbuat haram. Sisanyaa?|Jangan!
3. Sampaikan kekecewaan/ kemarahan anda dengan cara yang bijak dan
penuh cinta. Marah adalah api, api bisa membakar, kalo sudah membakar
pasti ada yang hangus dan jika sudah hangus maka tidak akan bias
dikembalikan seperti sedia kala. Artinya jika kita menyampaikan rasa marah
dengan penuh kemarahan dan kebenciana maka dijamin tidak akan membawa
hasil! Contoh marah yang sopan: �gKanda sayang, dinda marah kepada kanda
loh, kelihatan nggak dari wajah dinda? Inginkah kanda mengetahui apa yang
bikin dinda marah??a??
4. Jangan marah bersama sama, karena kalo dua pasangan marah
bersamaan maka rumah akan seperti hutan kebakaran, panas!! kalau pasangan
kita jadi api, maka kita harus menjadi air buatnya, demikian juga
sebaliknya agar panas itu segera redam, mungkin kita yang lebih sering
menjadi air tapi tak mengapa karena justru nantinya keberadaan kita
sebagai air akan dirindukan oleh sang api untuk mendinginkannya.
5. Jangan pernah membawa bawa kesalahan tempo dulu. wanita
cenderung ingat tentang kesalahan suami dari hari pertama menikah sampai
berakhirnya pernikahan. Entah kenapa, sungguh menakjubkan kekuatan memori
seorang wanita berkaitan dengan hal ini. Sayangnya jika sudah marah, ada
sekian banyak daftar kesalahan yang harus si wanita sebutkan untuk membuat
lawan bicara (baca: suami ) KO. Hal ini tidaklah patut dilakuakan seorang
wanita karena kalo sebagai wanita sudah merasa a??lebiha?? benar dari
suami maka isteri akan kehilangan kepercayaan dan simpati dari suami.
Sampai sampai bagi suami, istr tak ubahnya sebuah ember kosong yang
nyaring bunyinya setiap kali dipukul.
6. Jangan pernah berangkat ke peraduan sambil memendam rasa marah
yang tak terungkap. Sampaikan sebelum kita beranjak tidur, minta lah maaf
jika memang perlu karena siapa tahu Allah tidak mengembalikan nyawa kita
ke jasad kita kembali (baca: meninggal dunia di tempat tidur).
7. Kita bisa cuek terhadap seluruh dunia tapi jangan pernah kita
cuek terhadap pasangan kita sedikitpun.
8. Ingatlah..bahwa dibalik suami yang sukses ada isetri yang
bekerja keras tak kenal lelah untuk mendukung suaminya. Mungkin kita tidak
dikenal dan diakui dunia tapi jika suami berhasil maka dunia mengakuinya
bahwa sebenarnya itu adalah keberhasilan sang wanita sebagai teman
hidupnya.
9. Ingatlah bahwa untuk bertengkar membutuh 2 orang, Jika salah
satu mengajak bertengkar dan yang lain berusaha diam dan menyingkir maka
dijamin pertengkaran tidak akan terjadi.
10. Jika kita berbuat salah, cobalah untuk mampu mengakuinya karena
mengakui tidak membuat kita buruk di hadapan pasangan tapi justru dihargai
karena kita berjiwa ksatria.
11. Sekali sehari, jangan pernah lupa mengucapkan hal manis kepada
pasangan kita, entah itu komentar terhdapa baju yang dia pakai, parfum,
masakan atau sekedar senyum pasangan kita.
12. Jangan pernah pergi ke tempat tidur tidur lebih dari 10 menit
setelah pasangan kita pergi tidur.
13. Ingat juga bahwa pasangan kita lebih penting dari radio,
televisi dan terlebih komputer .
14. Dengarkan pasangan kita dengan penuh perhatian ketika mereka
berbicara, jika perlu tataplah matanya dan jangan membuang muka. karena
jika kita melakukannya maka lain waktu mereka tidak akan membagi
perasaannya dengan kita.
15. Kenalilah jika pasangan kita memakai hal hal baru, rambut baru,
baju baru, anting dan kalung dan berilah komentar.
16. Jangan pernah pelit memberi pujian kepada pasangan karena kita
tidak akan kehilangan apapun jika kita memuji pasangan. Justru sebaliknya,
pujian akan makin memupuk rasa kasih diantara kedua pasangan.
17. Jangan pernah mengumpat dan menghina pasangan kita dengan
sengaja, karena tulisan bisa di hapus, tapi perkataan tidak bisa dicabut.
sekali terucap, bekasnya akan selalu ada disana!
18. Jangan pula mahal menyampaikan ucapan terima kasih, ucapan
paling bagus adalah Jazakumullah khairan katsira, dan jangan pula malu
menyampaikan isi hati kita dihadapan pasangan kita. misalkan sebelum
berangkat kerja sampaikan :�hI love you, Honey!�h dan tidak cukup itu
sampaikan pula doa untuknya : �gsemoga Allah memberkahi langkah mu mencari
nafkah hari ini, Sayang!�h atau �gsemoga Rezeqi yang engkau peroleh hari ini
barakah, Wahai Cinta!�h perlu diingat bahwa doa yang menembus langit ke
tujuh dan langung diterima Allah adalah doa seorang isteri untuk suaminya.
televisi dan terlebih komputer .
14. Dengarkan pasangan kita dengan penuh perhatian ketika mereka
berbicara, jika perlu tataplah matanya dan jangan membuang muka. karena
jika kita melakukannya maka lain waktu mereka tidak akan membagi
perasaannya dengan kita.
15. Kenalilah jika pasangan kita memakai hal hal baru, rambut baru,
baju baru, anting dan kalung dan berilah komentar.
16. Jangan pernah pelit memberi pujian kepada pasangan karena kita
tidak akan kehilangan apapun jika kita memuji pasangan. Justru sebaliknya,
pujian akan makin memupuk rasa kasih diantara kedua pasangan.
17. Jangan pernah mengumpat dan menghina pasangan kita dengan
sengaja, karena tulisan bisa di hapus, tapi perkataan tidak bisa dicabut.
sekali terucap, bekasnya akan selalu ada disana!
18. Jangan pula mahal menyampaikan ucapan terima kasih, ucapan
paling bagus adalah Jazakumullah khairan katsira, dan jangan pula malu
menyampaikan isi hati kita dihadapan pasangan kita. misalkan sebelum
berangkat kerja sampaikan :�hI love you, Honey!�h dan tidak cukup itu
sampaikan pula doa untuknya : �gsemoga Allah memberkahi langkah mu mencari
nafkah hari ini, Sayang!�h atau �gsemoga Rezeqi yang engkau peroleh hari ini
barakah, Wahai Cinta!�h perlu diingat bahwa doa yang menembus langit ke
tujuh dan langung diterima Allah adalah doa seorang isteri untuk suaminya.
19. Ada bagusnya dibuat sebuah aturan aturan, siapa yang bangun
terakhir maka dia yang merapikan tempat tidur. Memang itu tugas isteri
tapi jika ada suami yang mau melakukannya untuk anda maka anda beruntung
memilikinya!
20. Kenali jika pasangan kita tampak capek dan kelelahan, jangan
banyak bicarakan masalah dan uneg uneg kita di saat seperti ini karena
kemungkinan besar kitalah yang menjadi masalah baru. Tunggulah sampai si
dia reda dan berilah tanggapan serta empati atau perhatian agar kelelahan
si dia bisa terkurangi, syukur kalo bisa terobati karena wajah manis kita.
terakhir maka dia yang merapikan tempat tidur. Memang itu tugas isteri
tapi jika ada suami yang mau melakukannya untuk anda maka anda beruntung
memilikinya!
20. Kenali jika pasangan kita tampak capek dan kelelahan, jangan
banyak bicarakan masalah dan uneg uneg kita di saat seperti ini karena
kemungkinan besar kitalah yang menjadi masalah baru. Tunggulah sampai si
dia reda dan berilah tanggapan serta empati atau perhatian agar kelelahan
si dia bisa terkurangi, syukur kalo bisa terobati karena wajah manis kita.
21. Jangan pernah mengkritisi pasangan anda di hadapan publik,
tunggulah disaat kita berdua saja dengannya. lagi lagi sampaikan dengan
�ebahasa kalbu�f, jangan menghakimi tetapi gunakan pertanyaan yang mampu
membuat dia berfiikir lagi tentang kesalahan yang telah dia perbuat.
misal:�hSayang. ..,aku melihat kamu tadi begini, menurutku kurang pas,
bagaimana menurutmu?�h
Last but not Least
Ingatlah bahwa anda beruntung sudah memiliki pasangan hidup, masih banyak
wanita diluar sana yang berharap bisa mendapatkan pendamping dan mereka
berjanji pada diri mereka sendiri bahwa kelak mereka akan berusaha keras
membahagiakan pasangan hidup mereka, so hargai nikmat Allah bagi anda yang
sudah menikah!
Janganlah kita berharap memiliki suami sempurna jika kita sendiri tidak
sempurna, apakah kita sudah sehebat Bunda Khadijah R.A hingga kita ingin
suami sebaik Muhammad SAW? apakah kita setangguh Fathimah bin Muhammad R.A
hingga kita berharap laki laki se-sholeh Ali bin abi tholib? jawabnya ada
di dalam hati anda
Sebelum berfikir tentang perceraian dan perpisahan, carilah 100 hal buruk
yang telah pasangan anda lakukan terhadap anda, jika anda menemukannya
maka anda-lah yang kurang bersyukur hingga mampu melihat banyak sekali
kekurangan orang lain. bagaimana dengan kekurangan anda sendiri? kalo-lah
anda tidak berhasil menemukan 100 alasan maka jangan pernah terbersit kata
cerai di benak anda�ckarena itu adalah godaan syaithan dan yang anda
perlukan hanya kesabaran dalam berproses memahami pasangan anda. ingat!
keberhasilan terbesar syaithan adalah jika dia berhasil memisahkan suami
dan isteri (baca:cerai) .
Jangan pernah membandingkan rumah tangga anda dengan rumah tangga orang
lain, bandingkalah dengan rumah tangga Rosulullah Muahmmad SAW agar kita
bisa menarik contoh dan pelajaran darinya.
Jangan pernah anda bandingkan pasangan anda dengan pasangan orang lain
karena sungguh ketika Allah seudah menjadikan pasangan itu milik anda maka
itulah yang terbaik, we just need to work for adjusting to each other.
Kalo memang anda tidak ingin suami menduakan cinta anda maka kembali
ingatlah, apakah anda pernah menceritakan wanita lain kepada suami anda?
jika ya? maka kemungkinan besar masalah itu anda sendiri yang
mengundangnya.
Kalo anda melihat pasangan anda tidak betah dirumah, cek kembali perilaku
dan tampilan anda, bisa jadi suami pulang anda masih bau bawang goreng,
suami pulang rumah acak acakan, suami pulang anak anak masih belum mandi,
suami pualng setrikaan dan cucian masih menumpuk dan suami pulang anda pun
tidak menyiapkan diri dengan senyuman lebar yang menenangkan.
Mari kita lakukan apa yang mustinya kita lakukan, mari kita berfikir
layaknya seorang wanita muslimah berfikir�c. inshaAllah rumah tangga anda
berhasil.
Semoga bermanfaat.. kalo ada tips yang kurang pas, mohon maaf, kalo ada
bahasa yang aneh mohon maaf, kalo ada pelajaran maka semua kebenaran
datang dari Allah semata. (www.baitijannati.wordpress.com)
tunggulah disaat kita berdua saja dengannya. lagi lagi sampaikan dengan
�ebahasa kalbu�f, jangan menghakimi tetapi gunakan pertanyaan yang mampu
membuat dia berfiikir lagi tentang kesalahan yang telah dia perbuat.
misal:�hSayang. ..,aku melihat kamu tadi begini, menurutku kurang pas,
bagaimana menurutmu?�h
Last but not Least
Ingatlah bahwa anda beruntung sudah memiliki pasangan hidup, masih banyak
wanita diluar sana yang berharap bisa mendapatkan pendamping dan mereka
berjanji pada diri mereka sendiri bahwa kelak mereka akan berusaha keras
membahagiakan pasangan hidup mereka, so hargai nikmat Allah bagi anda yang
sudah menikah!
Janganlah kita berharap memiliki suami sempurna jika kita sendiri tidak
sempurna, apakah kita sudah sehebat Bunda Khadijah R.A hingga kita ingin
suami sebaik Muhammad SAW? apakah kita setangguh Fathimah bin Muhammad R.A
hingga kita berharap laki laki se-sholeh Ali bin abi tholib? jawabnya ada
di dalam hati anda
Sebelum berfikir tentang perceraian dan perpisahan, carilah 100 hal buruk
yang telah pasangan anda lakukan terhadap anda, jika anda menemukannya
maka anda-lah yang kurang bersyukur hingga mampu melihat banyak sekali
kekurangan orang lain. bagaimana dengan kekurangan anda sendiri? kalo-lah
anda tidak berhasil menemukan 100 alasan maka jangan pernah terbersit kata
cerai di benak anda�ckarena itu adalah godaan syaithan dan yang anda
perlukan hanya kesabaran dalam berproses memahami pasangan anda. ingat!
keberhasilan terbesar syaithan adalah jika dia berhasil memisahkan suami
dan isteri (baca:cerai) .
Jangan pernah membandingkan rumah tangga anda dengan rumah tangga orang
lain, bandingkalah dengan rumah tangga Rosulullah Muahmmad SAW agar kita
bisa menarik contoh dan pelajaran darinya.
Jangan pernah anda bandingkan pasangan anda dengan pasangan orang lain
karena sungguh ketika Allah seudah menjadikan pasangan itu milik anda maka
itulah yang terbaik, we just need to work for adjusting to each other.
Kalo memang anda tidak ingin suami menduakan cinta anda maka kembali
ingatlah, apakah anda pernah menceritakan wanita lain kepada suami anda?
jika ya? maka kemungkinan besar masalah itu anda sendiri yang
mengundangnya.
Kalo anda melihat pasangan anda tidak betah dirumah, cek kembali perilaku
dan tampilan anda, bisa jadi suami pulang anda masih bau bawang goreng,
suami pulang rumah acak acakan, suami pulang anak anak masih belum mandi,
suami pualng setrikaan dan cucian masih menumpuk dan suami pulang anda pun
tidak menyiapkan diri dengan senyuman lebar yang menenangkan.
Mari kita lakukan apa yang mustinya kita lakukan, mari kita berfikir
layaknya seorang wanita muslimah berfikir�c. inshaAllah rumah tangga anda
berhasil.
Semoga bermanfaat.. kalo ada tips yang kurang pas, mohon maaf, kalo ada
bahasa yang aneh mohon maaf, kalo ada pelajaran maka semua kebenaran
datang dari Allah semata. (www.baitijannati.wordpress.com)
“Maka Sesungguhnya Bersama Kesukaran Ada Kemudahan.
Sungguh, Bersama Kesukaran Ada Kemudahan (Al – Insyirah 94: 5-6)”
AGAR RIZKI MENDAPAT KEBERKAHAN
MAKNA KEBERKAHAN
Betapa sering kita mengucapkan, mendengar, mendambakan dan berdoa untuk
mendapatkan keberkahan, baik dalam umur, keluarga, usaha, maupun dalam
harta benda dan lain-lain. Akan tetapi, pernahkah kita bertanya, apakah
sebenarnya yang dimaksud dengan keberkahan itu? Dan bagaimana untuk
memperolehnya?
Betapa sering kita mengucapkan, mendengar, mendambakan dan berdoa untuk
mendapatkan keberkahan, baik dalam umur, keluarga, usaha, maupun dalam
harta benda dan lain-lain. Akan tetapi, pernahkah kita bertanya, apakah
sebenarnya yang dimaksud dengan keberkahan itu? Dan bagaimana untuk
memperolehnya?
Apakah keberkahan itu hanya terwujud jamuan makanan yang kita bawa pulang
saat kenduri? Atau apakah keberkahan itu hanya milik para kiyai, tukang
ramal, atau para juru kunci kuburan, sehingga bila salah seorang memiliki
suatu hajatan, ia datang kepada mereka untuk ngalap berkah, agar
cita-citanya tercapai?
saat kenduri? Atau apakah keberkahan itu hanya milik para kiyai, tukang
ramal, atau para juru kunci kuburan, sehingga bila salah seorang memiliki
suatu hajatan, ia datang kepada mereka untuk ngalap berkah, agar
cita-citanya tercapai?
Bila kita pelajari dengan sebenarnya, baik melalui ilmu bahasa Arab maupun
melalui dalil-dalil dalam Al-Quran dan Sunnah, kita akan mendapatkan
bahwa kata al-barakah memiliki kandungan dan pemahaman yang sangat luas
dan agung. Secara ilmu bahasa, al-barakah, berarti berkembang, bertambah
dan kebahagian [1]. Imam An-Nawawi rahimahullah berkata : Asal makna
keberkahan, ialah kebaikan yang banyak dan abadi [2]
melalui dalil-dalil dalam Al-Quran dan Sunnah, kita akan mendapatkan
bahwa kata al-barakah memiliki kandungan dan pemahaman yang sangat luas
dan agung. Secara ilmu bahasa, al-barakah, berarti berkembang, bertambah
dan kebahagian [1]. Imam An-Nawawi rahimahullah berkata : Asal makna
keberkahan, ialah kebaikan yang banyak dan abadi [2]
DAHULU, SABA MERUPAKAN NEGERI PENUH BERKAH
Allah Subhanahu wa Taala berfirman tentang negeri mereka.
Allah Subhanahu wa Taala berfirman tentang negeri mereka.
(Negerimu adalah) negeri yang baik dan (Rabbmu) adalah Rabb Yang Maha
Pengampun [Saba : 15]
Pengampun [Saba : 15]
Ayat diatas berbicara tentang negeri Saba sebelum mengalami kehancuran
lantaran kekufuran mereka kepada Allah Subhanahu wa Taala. Dalam
Al-Quran, Allah Subhanahu wa Taala telah menjelaskan kisah bangsa Saba,
suatu negeri yang tatkala penduduknya beriman dan beramal shalih, maka
mereka dilingkupi dengan keberkahan. Sampai-sampai ulama ahli tafsir
mengisahkan, kaum wanita Saba tidak perlu bersusah-payah memanen
buah-buahan di kebun mereka. Untuk mengambil hasil buahnya, cukup menaruh
keranjang di atas kepala, lalu melintas di kebun, maka buah-buahan yang
telah masak akan berjatuhan memenuhi keranjangnya, tanpa harus memetik
atau mendatangkan pekerja untuk memanennya.
lantaran kekufuran mereka kepada Allah Subhanahu wa Taala. Dalam
Al-Quran, Allah Subhanahu wa Taala telah menjelaskan kisah bangsa Saba,
suatu negeri yang tatkala penduduknya beriman dan beramal shalih, maka
mereka dilingkupi dengan keberkahan. Sampai-sampai ulama ahli tafsir
mengisahkan, kaum wanita Saba tidak perlu bersusah-payah memanen
buah-buahan di kebun mereka. Untuk mengambil hasil buahnya, cukup menaruh
keranjang di atas kepala, lalu melintas di kebun, maka buah-buahan yang
telah masak akan berjatuhan memenuhi keranjangnya, tanpa harus memetik
atau mendatangkan pekerja untuk memanennya.
Sebagian ulama lain juga menyebutkan, dahulu di negeri Saba tidak ada
lalat, nyamuk, kutu, atau serangga lainnya. Kondisi demikian itu lantaran
udaranya yang bagus, cuacanya bersih, dan berkat rahmat Allah Subhanahu wa
Taala yang senantiasa meliputi mereka. [3]
lalat, nyamuk, kutu, atau serangga lainnya. Kondisi demikian itu lantaran
udaranya yang bagus, cuacanya bersih, dan berkat rahmat Allah Subhanahu wa
Taala yang senantiasa meliputi mereka. [3]
Kisah keberkahan yang menakjubkan pada zaman keemasan umat Islam juga
pernah diungkapkan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah :Sungguh,
biji-bijian dahulu, baik gandum maupun yang lainnya lebih besar dibanding
dengan yang ada sekarang, sebagaimana keberkahan yang ada padanya
(biji-bijian kala itu, pent) lebih banyak. Imam Ahmad rahimahullah telah
meriwayatkan melalui jalur sanadnya, bahwa telah ditemukan di gudang
sebagian kekhilafahan Bani Umawi sekantung gandum yang biji-bijinya
sebesar biji kurma, dan bertuliskan pada kantung luarnya :Ini adalah
gandum hasil panen pada masa keadilan ditegakkan [4]
pernah diungkapkan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah :Sungguh,
biji-bijian dahulu, baik gandum maupun yang lainnya lebih besar dibanding
dengan yang ada sekarang, sebagaimana keberkahan yang ada padanya
(biji-bijian kala itu, pent) lebih banyak. Imam Ahmad rahimahullah telah
meriwayatkan melalui jalur sanadnya, bahwa telah ditemukan di gudang
sebagian kekhilafahan Bani Umawi sekantung gandum yang biji-bijinya
sebesar biji kurma, dan bertuliskan pada kantung luarnya :Ini adalah
gandum hasil panen pada masa keadilan ditegakkan [4]
Bila demikian, tentu masing-masing kita mendambakan untuk mendapatkan
keberkahan dalam pekerjaan, penghasilan dan harta. Sehingga kita
bertanya-tanya, bagaimanakah cara agar usaha, penghasilan dan harta saya
diberkahi Allah?
keberkahan dalam pekerjaan, penghasilan dan harta. Sehingga kita
bertanya-tanya, bagaimanakah cara agar usaha, penghasilan dan harta saya
diberkahi Allah?
DUA SYARAT MERAIH KEBERKAHAN
Untuk memperoleh keberkahan dalam hidup secara umum dan dalam penghasilan
secara khusus, terdapat dua syarat yang mesti dipenuhi.
Untuk memperoleh keberkahan dalam hidup secara umum dan dalam penghasilan
secara khusus, terdapat dua syarat yang mesti dipenuhi.
Pertama : Iman Kepada Allah Subhanahu Wa Taala.
Inilah syarat pertama dan terpenting agar rizki kita diberkahi Allah
Subhanahu wa Taala, yaitu dengan merealisasikan keimanan kepada Allah
Subhanahu wa Taala.
Subhanahu wa Taala, yaitu dengan merealisasikan keimanan kepada Allah
Subhanahu wa Taala.
Allah Subhanahu wa Taala berfirman.
Andaikata penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan
melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi. Tetapi, mereka
mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka disebabkan
perbuatannya [Al-Araf : 96]
melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi. Tetapi, mereka
mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka disebabkan
perbuatannya [Al-Araf : 96]
Demikian, balasan Allah Subhanahu wa Taala bagi hamba-hamba-Nya yang
beriman, dan sekaligus menjadi penjelas bahwa orang yang kufur kepada
Allah Subhanahu wa Taala, niscaya tidak akan pernah merasakan keberkahan
dalam hidup.
beriman, dan sekaligus menjadi penjelas bahwa orang yang kufur kepada
Allah Subhanahu wa Taala, niscaya tidak akan pernah merasakan keberkahan
dalam hidup.
Di antara perwujudan iman kepada Allah Subhanahu wa Taala yang berkaitan
dengan penghasilan, ialah senantiasa yakin dan menyadari bahwa rizki
apapun yang kita peroleh merupakan karunia dan kemurahan Allah Subhanahu
wa Taala , bukan semata-mata jerih payah atau kepandaian kita. Yang
demikian itu, karena Allah Subhanahu wa Taala telah menentukan kadar
rizki setiap manusia semenjak ia masih berada dalam kandungan ibunya.
dengan penghasilan, ialah senantiasa yakin dan menyadari bahwa rizki
apapun yang kita peroleh merupakan karunia dan kemurahan Allah Subhanahu
wa Taala , bukan semata-mata jerih payah atau kepandaian kita. Yang
demikian itu, karena Allah Subhanahu wa Taala telah menentukan kadar
rizki setiap manusia semenjak ia masih berada dalam kandungan ibunya.
Bila kita pikirkan diri dan negeri kita, niscaya kita bisa membukukan
buktinya. Setiap kali kita mendapatkan suatu keberkahan, maka kita lupa
daratan, dan merasa keberhasilan itu karena kehebatan kita. Dan
sebaliknya, setiap terjadi kegagalan atau bencana, maka kita menuduh alam
sebagai penyebabnya, dan melupakan Allah Subhanahu wa Taala.
buktinya. Setiap kali kita mendapatkan suatu keberkahan, maka kita lupa
daratan, dan merasa keberhasilan itu karena kehebatan kita. Dan
sebaliknya, setiap terjadi kegagalan atau bencana, maka kita menuduh alam
sebagai penyebabnya, dan melupakan Allah Subhanahu wa Taala.
Bila demikian, maka mana mungkin Allah Subhanahu wa Taala akan memberkahi
kehidupan kita? Bukankah pola pikir semacam ini yang telah menyebabkan
Qarun mendapatkan adzab dengan ditelan bumi? Allah Subhanahu wa Taala
berfirman.
kehidupan kita? Bukankah pola pikir semacam ini yang telah menyebabkan
Qarun mendapatkan adzab dengan ditelan bumi? Allah Subhanahu wa Taala
berfirman.
Qarun berkata : Sesunguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang
ada padaku. Dan apakah ia tidak mengetahui bahwasanya Allah sungguh telah
membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih
banyak harta kumpulannya .. [Al-Qashah : 78]
ada padaku. Dan apakah ia tidak mengetahui bahwasanya Allah sungguh telah
membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih
banyak harta kumpulannya .. [Al-Qashah : 78]
bagian 2:
Perwujudan bentuk yang lain dalam hal keimanan kepada Allah Subhanahu wa
Taala berkaitan dengan rizki, yaitu kita senantiasa menyebut nama Allah
Subhanahu wa Taala ketika hendak menggunakan salah satu kenikmatan-Nya,
misalnya ketika makan.
Taala berkaitan dengan rizki, yaitu kita senantiasa menyebut nama Allah
Subhanahu wa Taala ketika hendak menggunakan salah satu kenikmatan-Nya,
misalnya ketika makan.
Dari Sahabat Aisyah Radhiyallahu anha, bahwasanya Nabi Shallallahu
alaihi wa sallam pada suatu saat sedang makan bersama enam orang
sahabatnya, tiba-tiba datang seorang Arab badui, lalu menyantap makanan
beliau dalam dua kali suapan (saja). Maka Nabi Shallallahu alaihi wa
sallam bersabda : Ketahuilah seandainya ia menyebut nama Allah (membaca
Bismillah, pent), niscaya makanan itu akan mencukupi kalian. [HR Ahmad,
An-Nasa-i dan Ibnu Hibban]
alaihi wa sallam pada suatu saat sedang makan bersama enam orang
sahabatnya, tiba-tiba datang seorang Arab badui, lalu menyantap makanan
beliau dalam dua kali suapan (saja). Maka Nabi Shallallahu alaihi wa
sallam bersabda : Ketahuilah seandainya ia menyebut nama Allah (membaca
Bismillah, pent), niscaya makanan itu akan mencukupi kalian. [HR Ahmad,
An-Nasa-i dan Ibnu Hibban]
Pada hadits lain, Nab Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Ketahuilah bahwasanya salah seorang dari kamu bila hendak menggauli
istrinya ia berkata : Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah
kami dari setan dan jauhkanlah setan dari anak yang Engkau karuniakan
kepada kami, kemudian mereka berdua dikaruniai anak (hasil dari hubungan
tersebut, pent) niscaya anak itu tidak akan diganggu setan [HR
Al-Bukhari]
istrinya ia berkata : Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah
kami dari setan dan jauhkanlah setan dari anak yang Engkau karuniakan
kepada kami, kemudian mereka berdua dikaruniai anak (hasil dari hubungan
tersebut, pent) niscaya anak itu tidak akan diganggu setan [HR
Al-Bukhari]
Demikian, sekilas penjelasan peranan iman kepada Allah Subhanahu wa
Taala, yang terwujud pada menyebut nama-Nya ketika hendak menggunakan
suatu kenikmatan, sehingga mendatangkan keberkahan pada harta dan anak
keturunan.
Taala, yang terwujud pada menyebut nama-Nya ketika hendak menggunakan
suatu kenikmatan, sehingga mendatangkan keberkahan pada harta dan anak
keturunan.
Kedua : Amal Shalih
Yang dimaksud dengan amal shalih, ialah menjalankan perintah dan menjauhi
larangan-Nya sesuai dengan syariat yang diajarkan Rasulullah Shallallahu
alaihi wa sallam. Inilah hakikat ketakwaan yang menjadi syarat datangnya
keberkahan sebagaimana ditegaskan pada surat Al-Araf ayat 96 diatas.
larangan-Nya sesuai dengan syariat yang diajarkan Rasulullah Shallallahu
alaihi wa sallam. Inilah hakikat ketakwaan yang menjadi syarat datangnya
keberkahan sebagaimana ditegaskan pada surat Al-Araf ayat 96 diatas.
Tatkala Allah Subhanahu wa Taala menceritakan tentang Ahlul Kitab yang
hidup pada zaman Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, Allah Subhanahu wa
Taala berfirman.
hidup pada zaman Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, Allah Subhanahu wa
Taala berfirman.
Dan sekiranya mereka benar-benar menjalankan Taurat, Injil dan
(Al-Quran) yang diturunkan kepada mereka, niscaya mereka akan mendapatkan
makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka [Al-Maidah : 66]
(Al-Quran) yang diturunkan kepada mereka, niscaya mereka akan mendapatkan
makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka [Al-Maidah : 66]
Para ulama tafsir menjelaskan, bahwa yang dimaksud dengan mendapatkan
makanan dari atas dan dari bawah kaki, ialah Allah Subhanahu wa Taala
akan melimpahkan kepada mereka rizki yang sangat banyak dari langit dan
dari bumi, sehingga mereka akan mendapatkan kecukupan dan berbagai
kebaikan, tanpa susah payah, letih, lesu, dan tanpa adanya tantangan atau
berbagai hal yang mengganggu ketentraman hidup mereka [5]
makanan dari atas dan dari bawah kaki, ialah Allah Subhanahu wa Taala
akan melimpahkan kepada mereka rizki yang sangat banyak dari langit dan
dari bumi, sehingga mereka akan mendapatkan kecukupan dan berbagai
kebaikan, tanpa susah payah, letih, lesu, dan tanpa adanya tantangan atau
berbagai hal yang mengganggu ketentraman hidup mereka [5]
Di antara contoh nyata keberkahan harta orang yang beramal shalih, ialah
kisah Khidir dan Nabi Musa bersama dua orang anak kecil. Pada kisah
tersebut, Khidir menegakkan tembok pagar yang hendak roboh guna menjaga
agar harta warisan yang dimiliki dua orang anak kecil dan terpendam di
bawah pagar tersebut , sehingga tidak nampak dan tidak bisa diambil oleh
orang lain.
kisah Khidir dan Nabi Musa bersama dua orang anak kecil. Pada kisah
tersebut, Khidir menegakkan tembok pagar yang hendak roboh guna menjaga
agar harta warisan yang dimiliki dua orang anak kecil dan terpendam di
bawah pagar tersebut , sehingga tidak nampak dan tidak bisa diambil oleh
orang lain.
Allah Subhanahu wa Taala berfirmn.
Adapun dinding rumah itu adalah kepunyaan dua anak yatim di kota itu, dan
dibawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya
adalah seorang yang shalih, maka Rabbmu menghendaki agar mereka sampai
kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari
Rabbmu [Al-kahfi : 82]
dibawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya
adalah seorang yang shalih, maka Rabbmu menghendaki agar mereka sampai
kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari
Rabbmu [Al-kahfi : 82]
Menurut penjelasan para ulama tafsir, ayah yang dinyatakan dalam ayat ini
sebagai ayah yang shalih itu bukan ayah kandung dari kedua anak tersebut.
Akan tetapi, orang tua itu ialah kakeknya yang ketujuh, yang semasa
hidupnya berprofesi sebagai tukang tenun.
sebagai ayah yang shalih itu bukan ayah kandung dari kedua anak tersebut.
Akan tetapi, orang tua itu ialah kakeknya yang ketujuh, yang semasa
hidupnya berprofesi sebagai tukang tenun.
Ibnu Katsir rahimahullah berkata, Pada kisah ini terdapat dalil bahwa
anak keturunan orang shalih akan dijaga, dan keberkahan amal shalihnya
akan meliputi mereka di dunia dan di akhirat. Ia akan memberi syafaat
kepada mereka, dan derajatnya akan diangkat ke tingkatan tertinggi, agar
orang tua mereka menjadi senang, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Quran
dan Sunnah [6]
anak keturunan orang shalih akan dijaga, dan keberkahan amal shalihnya
akan meliputi mereka di dunia dan di akhirat. Ia akan memberi syafaat
kepada mereka, dan derajatnya akan diangkat ke tingkatan tertinggi, agar
orang tua mereka menjadi senang, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Quran
dan Sunnah [6]
Sebaliknya, bila seseorang enggan beramal shalih, atau bahkan malah
berbuat kemaksiatan, maka yang ia petik juga kebalikan dari apa yang telah
disebutkan di atas, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda.
berbuat kemaksiatan, maka yang ia petik juga kebalikan dari apa yang telah
disebutkan di atas, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda.
Sesungguhnya seseorang dapat saja tercegah dari rizkinya akibat dari dosa
yang ia kerjakan [HR Ahmad, Ibnu Majah, Al-Hakim dll]
yang ia kerjakan [HR Ahmad, Ibnu Majah, Al-Hakim dll]
Membusuknya daging dan basinya makanan, sebenarnya menjadi salah satu
dampak buruk yang harus ditanggung manusia. Rasulullah Shallallahu alaihi
wa sallam menyebutkan bahwa itu semua terjadi akibat perbuatan dosa umat
manusia. Beliau Shallallahu alaihi wa sallam bersabda.
dampak buruk yang harus ditanggung manusia. Rasulullah Shallallahu alaihi
wa sallam menyebutkan bahwa itu semua terjadi akibat perbuatan dosa umat
manusia. Beliau Shallallahu alaihi wa sallam bersabda.
Seandainya kalau bukan karena ulah Bani Israil, niscaya makanan tidak
akan pernah basi dan daging tidak akan pernah membusuk [Muttafaqun
alaih]
akan pernah basi dan daging tidak akan pernah membusuk [Muttafaqun
alaih]
Para ulama menjelaskan, tatkala Bani Israil diberi rizki oleh Allah
Subhanahu wa Taala berupa burung-burung salwa (semacam burung puyuh) yang
datang dan dapat mereka tangkap dengan mudah setiap pagi hari, mereka
dilarang untuk menyimpan daging-daging burung tersebut. Setiap pagi hari,
mereka hanya dibenarkan untuk mengambil daging yang akan mereka makan pada
hari tersebut. Akan tetapi, mereka melanggar perintah ini, dan mengambil
daging dalam jumlah yang melebihi kebutuhan mereka pada hari tersebut,
untuk disimpan. Akibat perbuatan mereka ini, Allah Subhanahu wa Taala
menghukum mereka, sehingga daging-daging yang mereka simpan tersebut
menjadi busuk. [7]
Subhanahu wa Taala berupa burung-burung salwa (semacam burung puyuh) yang
datang dan dapat mereka tangkap dengan mudah setiap pagi hari, mereka
dilarang untuk menyimpan daging-daging burung tersebut. Setiap pagi hari,
mereka hanya dibenarkan untuk mengambil daging yang akan mereka makan pada
hari tersebut. Akan tetapi, mereka melanggar perintah ini, dan mengambil
daging dalam jumlah yang melebihi kebutuhan mereka pada hari tersebut,
untuk disimpan. Akibat perbuatan mereka ini, Allah Subhanahu wa Taala
menghukum mereka, sehingga daging-daging yang mereka simpan tersebut
menjadi busuk. [7]
Demikian, penjelasan dua syarat penting guna meraih keberkahan.
[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 01/Tahun XII/1429H/2008M]