05.08.08
Bagi Yang AKAN, SEDANG DAN BOSAN menikah
Baitijannati. Sebuah kecenderungan yang dimiliki kaum wanita pada umumnya
adalah berbagi rasa, berbagi kesedihan dan kebahagian dengan shahabat
terdekat mereka. Dan obrolan yang tidak jarang kita dapati adalah obrolan
yang menyangkut permasalah cinta, anak dan keluarga (baca:suami) . Mulai
dari yang ingin sekali menggenapkan dien, berusaha mengatasi permasalah
yang terjadi dalam kehidupan pernikahan atau keinginan untuk meminta
cerai. Tulisan berikut patut dibaca oleh siapapun yang akan menikah, dalam
masa kehidupan pernikahan dan juga yang sudah bosan untuk menikah
(berfikir untuk bercerai).
adalah berbagi rasa, berbagi kesedihan dan kebahagian dengan shahabat
terdekat mereka. Dan obrolan yang tidak jarang kita dapati adalah obrolan
yang menyangkut permasalah cinta, anak dan keluarga (baca:suami) . Mulai
dari yang ingin sekali menggenapkan dien, berusaha mengatasi permasalah
yang terjadi dalam kehidupan pernikahan atau keinginan untuk meminta
cerai. Tulisan berikut patut dibaca oleh siapapun yang akan menikah, dalam
masa kehidupan pernikahan dan juga yang sudah bosan untuk menikah
(berfikir untuk bercerai).
Beberapa TIPS
Bagi siapapun yang sudah beristri atau bersuami pasti pernah merasa bosan,
suntuk, marah, jengkel, ataupun gelisah melihat suami atau sesaat setelah
mendapat perlakuan suami. Kejengkelan itu kadang diutarakan dalam bentuk
�gAksi diam�h atau terkadang dengan teriakan marah bahkan ada yang samapai
mencaci dan mengungkit kekurangan dan kesalahan suami di masa lampau. Jika
hal ini dibiarkan maka akan bisa mendorong kepada tindakan yang melapau
batas, rasa kalut, marah dan putus asa akan bisa berubah menjadi tindakan
nekat seperti kabur dari rumah sampai sampai usaha mengakhiri hidup (baca:
bunuh diri)
Sebelum itu semua terjadi, tolong renungkan sebentar dan pertanyakan diri
kita sendiri, sudahkah kita mengikuti beberapa cara berfikir dan bertindak
seperti berikut:
1. Pastikan pasangan kita tahu kalo kita sedang marah dan kecewa
terhadapnya, karena pasangan kita bukanlah ahli ramal yang bias membaca
pikiran orang. Jika kita tidak menyampaikan isi hati kita maka sampai
kapanpun pasangan kita tidak akan mengerti kenapa kita kecewa kepadanya
2. Pastikan bahwa �gamarah�h kita beralasan. Tak jarang ada wanita
yang marah hanya karena suami salah pencet pasta gigi, atau suami yang
menaruh sepatu melintang bukannya membujur atau suami menaruh kaos kaki di
dekat meja makan dan tidak dirak sepatu yang ada, atau suami yang suka
tidur miring kanan bukannya miring ke kiri. Jangan marah hanya dengan
alasan yang seperti ini karena hal ini hanya akan membuat kita stress
sendiri, marahlah jika ada aturan Allah yang mereka langgar, marahlah jika
dia berbuat haram. Sisanyaa?|Jangan!
3. Sampaikan kekecewaan/ kemarahan anda dengan cara yang bijak dan
penuh cinta. Marah adalah api, api bisa membakar, kalo sudah membakar
pasti ada yang hangus dan jika sudah hangus maka tidak akan bias
dikembalikan seperti sedia kala. Artinya jika kita menyampaikan rasa marah
dengan penuh kemarahan dan kebenciana maka dijamin tidak akan membawa
hasil! Contoh marah yang sopan: �gKanda sayang, dinda marah kepada kanda
loh, kelihatan nggak dari wajah dinda? Inginkah kanda mengetahui apa yang
bikin dinda marah??a??
4. Jangan marah bersama sama, karena kalo dua pasangan marah
bersamaan maka rumah akan seperti hutan kebakaran, panas!! kalau pasangan
kita jadi api, maka kita harus menjadi air buatnya, demikian juga
sebaliknya agar panas itu segera redam, mungkin kita yang lebih sering
menjadi air tapi tak mengapa karena justru nantinya keberadaan kita
sebagai air akan dirindukan oleh sang api untuk mendinginkannya.
5. Jangan pernah membawa bawa kesalahan tempo dulu. wanita
cenderung ingat tentang kesalahan suami dari hari pertama menikah sampai
berakhirnya pernikahan. Entah kenapa, sungguh menakjubkan kekuatan memori
seorang wanita berkaitan dengan hal ini. Sayangnya jika sudah marah, ada
sekian banyak daftar kesalahan yang harus si wanita sebutkan untuk membuat
lawan bicara (baca: suami ) KO. Hal ini tidaklah patut dilakuakan seorang
wanita karena kalo sebagai wanita sudah merasa a??lebiha?? benar dari
suami maka isteri akan kehilangan kepercayaan dan simpati dari suami.
Sampai sampai bagi suami, istr tak ubahnya sebuah ember kosong yang
nyaring bunyinya setiap kali dipukul.
6. Jangan pernah berangkat ke peraduan sambil memendam rasa marah
yang tak terungkap. Sampaikan sebelum kita beranjak tidur, minta lah maaf
jika memang perlu karena siapa tahu Allah tidak mengembalikan nyawa kita
ke jasad kita kembali (baca: meninggal dunia di tempat tidur).
7. Kita bisa cuek terhadap seluruh dunia tapi jangan pernah kita
cuek terhadap pasangan kita sedikitpun.
8. Ingatlah..bahwa dibalik suami yang sukses ada isetri yang
bekerja keras tak kenal lelah untuk mendukung suaminya. Mungkin kita tidak
dikenal dan diakui dunia tapi jika suami berhasil maka dunia mengakuinya
bahwa sebenarnya itu adalah keberhasilan sang wanita sebagai teman
hidupnya.
9. Ingatlah bahwa untuk bertengkar membutuh 2 orang, Jika salah
satu mengajak bertengkar dan yang lain berusaha diam dan menyingkir maka
dijamin pertengkaran tidak akan terjadi.
10. Jika kita berbuat salah, cobalah untuk mampu mengakuinya karena
mengakui tidak membuat kita buruk di hadapan pasangan tapi justru dihargai
karena kita berjiwa ksatria.
11. Sekali sehari, jangan pernah lupa mengucapkan hal manis kepada
pasangan kita, entah itu komentar terhdapa baju yang dia pakai, parfum,
masakan atau sekedar senyum pasangan kita.
12. Jangan pernah pergi ke tempat tidur tidur lebih dari 10 menit
setelah pasangan kita pergi tidur.
Bagi siapapun yang sudah beristri atau bersuami pasti pernah merasa bosan,
suntuk, marah, jengkel, ataupun gelisah melihat suami atau sesaat setelah
mendapat perlakuan suami. Kejengkelan itu kadang diutarakan dalam bentuk
�gAksi diam�h atau terkadang dengan teriakan marah bahkan ada yang samapai
mencaci dan mengungkit kekurangan dan kesalahan suami di masa lampau. Jika
hal ini dibiarkan maka akan bisa mendorong kepada tindakan yang melapau
batas, rasa kalut, marah dan putus asa akan bisa berubah menjadi tindakan
nekat seperti kabur dari rumah sampai sampai usaha mengakhiri hidup (baca:
bunuh diri)
Sebelum itu semua terjadi, tolong renungkan sebentar dan pertanyakan diri
kita sendiri, sudahkah kita mengikuti beberapa cara berfikir dan bertindak
seperti berikut:
1. Pastikan pasangan kita tahu kalo kita sedang marah dan kecewa
terhadapnya, karena pasangan kita bukanlah ahli ramal yang bias membaca
pikiran orang. Jika kita tidak menyampaikan isi hati kita maka sampai
kapanpun pasangan kita tidak akan mengerti kenapa kita kecewa kepadanya
2. Pastikan bahwa �gamarah�h kita beralasan. Tak jarang ada wanita
yang marah hanya karena suami salah pencet pasta gigi, atau suami yang
menaruh sepatu melintang bukannya membujur atau suami menaruh kaos kaki di
dekat meja makan dan tidak dirak sepatu yang ada, atau suami yang suka
tidur miring kanan bukannya miring ke kiri. Jangan marah hanya dengan
alasan yang seperti ini karena hal ini hanya akan membuat kita stress
sendiri, marahlah jika ada aturan Allah yang mereka langgar, marahlah jika
dia berbuat haram. Sisanyaa?|Jangan!
3. Sampaikan kekecewaan/ kemarahan anda dengan cara yang bijak dan
penuh cinta. Marah adalah api, api bisa membakar, kalo sudah membakar
pasti ada yang hangus dan jika sudah hangus maka tidak akan bias
dikembalikan seperti sedia kala. Artinya jika kita menyampaikan rasa marah
dengan penuh kemarahan dan kebenciana maka dijamin tidak akan membawa
hasil! Contoh marah yang sopan: �gKanda sayang, dinda marah kepada kanda
loh, kelihatan nggak dari wajah dinda? Inginkah kanda mengetahui apa yang
bikin dinda marah??a??
4. Jangan marah bersama sama, karena kalo dua pasangan marah
bersamaan maka rumah akan seperti hutan kebakaran, panas!! kalau pasangan
kita jadi api, maka kita harus menjadi air buatnya, demikian juga
sebaliknya agar panas itu segera redam, mungkin kita yang lebih sering
menjadi air tapi tak mengapa karena justru nantinya keberadaan kita
sebagai air akan dirindukan oleh sang api untuk mendinginkannya.
5. Jangan pernah membawa bawa kesalahan tempo dulu. wanita
cenderung ingat tentang kesalahan suami dari hari pertama menikah sampai
berakhirnya pernikahan. Entah kenapa, sungguh menakjubkan kekuatan memori
seorang wanita berkaitan dengan hal ini. Sayangnya jika sudah marah, ada
sekian banyak daftar kesalahan yang harus si wanita sebutkan untuk membuat
lawan bicara (baca: suami ) KO. Hal ini tidaklah patut dilakuakan seorang
wanita karena kalo sebagai wanita sudah merasa a??lebiha?? benar dari
suami maka isteri akan kehilangan kepercayaan dan simpati dari suami.
Sampai sampai bagi suami, istr tak ubahnya sebuah ember kosong yang
nyaring bunyinya setiap kali dipukul.
6. Jangan pernah berangkat ke peraduan sambil memendam rasa marah
yang tak terungkap. Sampaikan sebelum kita beranjak tidur, minta lah maaf
jika memang perlu karena siapa tahu Allah tidak mengembalikan nyawa kita
ke jasad kita kembali (baca: meninggal dunia di tempat tidur).
7. Kita bisa cuek terhadap seluruh dunia tapi jangan pernah kita
cuek terhadap pasangan kita sedikitpun.
8. Ingatlah..bahwa dibalik suami yang sukses ada isetri yang
bekerja keras tak kenal lelah untuk mendukung suaminya. Mungkin kita tidak
dikenal dan diakui dunia tapi jika suami berhasil maka dunia mengakuinya
bahwa sebenarnya itu adalah keberhasilan sang wanita sebagai teman
hidupnya.
9. Ingatlah bahwa untuk bertengkar membutuh 2 orang, Jika salah
satu mengajak bertengkar dan yang lain berusaha diam dan menyingkir maka
dijamin pertengkaran tidak akan terjadi.
10. Jika kita berbuat salah, cobalah untuk mampu mengakuinya karena
mengakui tidak membuat kita buruk di hadapan pasangan tapi justru dihargai
karena kita berjiwa ksatria.
11. Sekali sehari, jangan pernah lupa mengucapkan hal manis kepada
pasangan kita, entah itu komentar terhdapa baju yang dia pakai, parfum,
masakan atau sekedar senyum pasangan kita.
12. Jangan pernah pergi ke tempat tidur tidur lebih dari 10 menit
setelah pasangan kita pergi tidur.
13. Ingat juga bahwa pasangan kita lebih penting dari radio,
televisi dan terlebih komputer .
14. Dengarkan pasangan kita dengan penuh perhatian ketika mereka
berbicara, jika perlu tataplah matanya dan jangan membuang muka. karena
jika kita melakukannya maka lain waktu mereka tidak akan membagi
perasaannya dengan kita.
15. Kenalilah jika pasangan kita memakai hal hal baru, rambut baru,
baju baru, anting dan kalung dan berilah komentar.
16. Jangan pernah pelit memberi pujian kepada pasangan karena kita
tidak akan kehilangan apapun jika kita memuji pasangan. Justru sebaliknya,
pujian akan makin memupuk rasa kasih diantara kedua pasangan.
17. Jangan pernah mengumpat dan menghina pasangan kita dengan
sengaja, karena tulisan bisa di hapus, tapi perkataan tidak bisa dicabut.
sekali terucap, bekasnya akan selalu ada disana!
18. Jangan pula mahal menyampaikan ucapan terima kasih, ucapan
paling bagus adalah Jazakumullah khairan katsira, dan jangan pula malu
menyampaikan isi hati kita dihadapan pasangan kita. misalkan sebelum
berangkat kerja sampaikan :�hI love you, Honey!�h dan tidak cukup itu
sampaikan pula doa untuknya : �gsemoga Allah memberkahi langkah mu mencari
nafkah hari ini, Sayang!�h atau �gsemoga Rezeqi yang engkau peroleh hari ini
barakah, Wahai Cinta!�h perlu diingat bahwa doa yang menembus langit ke
tujuh dan langung diterima Allah adalah doa seorang isteri untuk suaminya.
televisi dan terlebih komputer .
14. Dengarkan pasangan kita dengan penuh perhatian ketika mereka
berbicara, jika perlu tataplah matanya dan jangan membuang muka. karena
jika kita melakukannya maka lain waktu mereka tidak akan membagi
perasaannya dengan kita.
15. Kenalilah jika pasangan kita memakai hal hal baru, rambut baru,
baju baru, anting dan kalung dan berilah komentar.
16. Jangan pernah pelit memberi pujian kepada pasangan karena kita
tidak akan kehilangan apapun jika kita memuji pasangan. Justru sebaliknya,
pujian akan makin memupuk rasa kasih diantara kedua pasangan.
17. Jangan pernah mengumpat dan menghina pasangan kita dengan
sengaja, karena tulisan bisa di hapus, tapi perkataan tidak bisa dicabut.
sekali terucap, bekasnya akan selalu ada disana!
18. Jangan pula mahal menyampaikan ucapan terima kasih, ucapan
paling bagus adalah Jazakumullah khairan katsira, dan jangan pula malu
menyampaikan isi hati kita dihadapan pasangan kita. misalkan sebelum
berangkat kerja sampaikan :�hI love you, Honey!�h dan tidak cukup itu
sampaikan pula doa untuknya : �gsemoga Allah memberkahi langkah mu mencari
nafkah hari ini, Sayang!�h atau �gsemoga Rezeqi yang engkau peroleh hari ini
barakah, Wahai Cinta!�h perlu diingat bahwa doa yang menembus langit ke
tujuh dan langung diterima Allah adalah doa seorang isteri untuk suaminya.
19. Ada bagusnya dibuat sebuah aturan aturan, siapa yang bangun
terakhir maka dia yang merapikan tempat tidur. Memang itu tugas isteri
tapi jika ada suami yang mau melakukannya untuk anda maka anda beruntung
memilikinya!
20. Kenali jika pasangan kita tampak capek dan kelelahan, jangan
banyak bicarakan masalah dan uneg uneg kita di saat seperti ini karena
kemungkinan besar kitalah yang menjadi masalah baru. Tunggulah sampai si
dia reda dan berilah tanggapan serta empati atau perhatian agar kelelahan
si dia bisa terkurangi, syukur kalo bisa terobati karena wajah manis kita.
terakhir maka dia yang merapikan tempat tidur. Memang itu tugas isteri
tapi jika ada suami yang mau melakukannya untuk anda maka anda beruntung
memilikinya!
20. Kenali jika pasangan kita tampak capek dan kelelahan, jangan
banyak bicarakan masalah dan uneg uneg kita di saat seperti ini karena
kemungkinan besar kitalah yang menjadi masalah baru. Tunggulah sampai si
dia reda dan berilah tanggapan serta empati atau perhatian agar kelelahan
si dia bisa terkurangi, syukur kalo bisa terobati karena wajah manis kita.
21. Jangan pernah mengkritisi pasangan anda di hadapan publik,
tunggulah disaat kita berdua saja dengannya. lagi lagi sampaikan dengan
�ebahasa kalbu�f, jangan menghakimi tetapi gunakan pertanyaan yang mampu
membuat dia berfiikir lagi tentang kesalahan yang telah dia perbuat.
misal:�hSayang. ..,aku melihat kamu tadi begini, menurutku kurang pas,
bagaimana menurutmu?�h
Last but not Least
Ingatlah bahwa anda beruntung sudah memiliki pasangan hidup, masih banyak
wanita diluar sana yang berharap bisa mendapatkan pendamping dan mereka
berjanji pada diri mereka sendiri bahwa kelak mereka akan berusaha keras
membahagiakan pasangan hidup mereka, so hargai nikmat Allah bagi anda yang
sudah menikah!
Janganlah kita berharap memiliki suami sempurna jika kita sendiri tidak
sempurna, apakah kita sudah sehebat Bunda Khadijah R.A hingga kita ingin
suami sebaik Muhammad SAW? apakah kita setangguh Fathimah bin Muhammad R.A
hingga kita berharap laki laki se-sholeh Ali bin abi tholib? jawabnya ada
di dalam hati anda
Sebelum berfikir tentang perceraian dan perpisahan, carilah 100 hal buruk
yang telah pasangan anda lakukan terhadap anda, jika anda menemukannya
maka anda-lah yang kurang bersyukur hingga mampu melihat banyak sekali
kekurangan orang lain. bagaimana dengan kekurangan anda sendiri? kalo-lah
anda tidak berhasil menemukan 100 alasan maka jangan pernah terbersit kata
cerai di benak anda�ckarena itu adalah godaan syaithan dan yang anda
perlukan hanya kesabaran dalam berproses memahami pasangan anda. ingat!
keberhasilan terbesar syaithan adalah jika dia berhasil memisahkan suami
dan isteri (baca:cerai) .
Jangan pernah membandingkan rumah tangga anda dengan rumah tangga orang
lain, bandingkalah dengan rumah tangga Rosulullah Muahmmad SAW agar kita
bisa menarik contoh dan pelajaran darinya.
Jangan pernah anda bandingkan pasangan anda dengan pasangan orang lain
karena sungguh ketika Allah seudah menjadikan pasangan itu milik anda maka
itulah yang terbaik, we just need to work for adjusting to each other.
Kalo memang anda tidak ingin suami menduakan cinta anda maka kembali
ingatlah, apakah anda pernah menceritakan wanita lain kepada suami anda?
jika ya? maka kemungkinan besar masalah itu anda sendiri yang
mengundangnya.
Kalo anda melihat pasangan anda tidak betah dirumah, cek kembali perilaku
dan tampilan anda, bisa jadi suami pulang anda masih bau bawang goreng,
suami pulang rumah acak acakan, suami pulang anak anak masih belum mandi,
suami pualng setrikaan dan cucian masih menumpuk dan suami pulang anda pun
tidak menyiapkan diri dengan senyuman lebar yang menenangkan.
Mari kita lakukan apa yang mustinya kita lakukan, mari kita berfikir
layaknya seorang wanita muslimah berfikir�c. inshaAllah rumah tangga anda
berhasil.
Semoga bermanfaat.. kalo ada tips yang kurang pas, mohon maaf, kalo ada
bahasa yang aneh mohon maaf, kalo ada pelajaran maka semua kebenaran
datang dari Allah semata. (www.baitijannati.wordpress.com)
tunggulah disaat kita berdua saja dengannya. lagi lagi sampaikan dengan
�ebahasa kalbu�f, jangan menghakimi tetapi gunakan pertanyaan yang mampu
membuat dia berfiikir lagi tentang kesalahan yang telah dia perbuat.
misal:�hSayang. ..,aku melihat kamu tadi begini, menurutku kurang pas,
bagaimana menurutmu?�h
Last but not Least
Ingatlah bahwa anda beruntung sudah memiliki pasangan hidup, masih banyak
wanita diluar sana yang berharap bisa mendapatkan pendamping dan mereka
berjanji pada diri mereka sendiri bahwa kelak mereka akan berusaha keras
membahagiakan pasangan hidup mereka, so hargai nikmat Allah bagi anda yang
sudah menikah!
Janganlah kita berharap memiliki suami sempurna jika kita sendiri tidak
sempurna, apakah kita sudah sehebat Bunda Khadijah R.A hingga kita ingin
suami sebaik Muhammad SAW? apakah kita setangguh Fathimah bin Muhammad R.A
hingga kita berharap laki laki se-sholeh Ali bin abi tholib? jawabnya ada
di dalam hati anda
Sebelum berfikir tentang perceraian dan perpisahan, carilah 100 hal buruk
yang telah pasangan anda lakukan terhadap anda, jika anda menemukannya
maka anda-lah yang kurang bersyukur hingga mampu melihat banyak sekali
kekurangan orang lain. bagaimana dengan kekurangan anda sendiri? kalo-lah
anda tidak berhasil menemukan 100 alasan maka jangan pernah terbersit kata
cerai di benak anda�ckarena itu adalah godaan syaithan dan yang anda
perlukan hanya kesabaran dalam berproses memahami pasangan anda. ingat!
keberhasilan terbesar syaithan adalah jika dia berhasil memisahkan suami
dan isteri (baca:cerai) .
Jangan pernah membandingkan rumah tangga anda dengan rumah tangga orang
lain, bandingkalah dengan rumah tangga Rosulullah Muahmmad SAW agar kita
bisa menarik contoh dan pelajaran darinya.
Jangan pernah anda bandingkan pasangan anda dengan pasangan orang lain
karena sungguh ketika Allah seudah menjadikan pasangan itu milik anda maka
itulah yang terbaik, we just need to work for adjusting to each other.
Kalo memang anda tidak ingin suami menduakan cinta anda maka kembali
ingatlah, apakah anda pernah menceritakan wanita lain kepada suami anda?
jika ya? maka kemungkinan besar masalah itu anda sendiri yang
mengundangnya.
Kalo anda melihat pasangan anda tidak betah dirumah, cek kembali perilaku
dan tampilan anda, bisa jadi suami pulang anda masih bau bawang goreng,
suami pulang rumah acak acakan, suami pulang anak anak masih belum mandi,
suami pualng setrikaan dan cucian masih menumpuk dan suami pulang anda pun
tidak menyiapkan diri dengan senyuman lebar yang menenangkan.
Mari kita lakukan apa yang mustinya kita lakukan, mari kita berfikir
layaknya seorang wanita muslimah berfikir�c. inshaAllah rumah tangga anda
berhasil.
Semoga bermanfaat.. kalo ada tips yang kurang pas, mohon maaf, kalo ada
bahasa yang aneh mohon maaf, kalo ada pelajaran maka semua kebenaran
datang dari Allah semata. (www.baitijannati.wordpress.com)
“Maka Sesungguhnya Bersama Kesukaran Ada Kemudahan.
Sungguh, Bersama Kesukaran Ada Kemudahan (Al – Insyirah 94: 5-6)”