04.09.09
Titik hitam di atas kertas putih
Memang begitu mudahkah, begitu gampangkah kita bilang A,B,C,OKĀ dll.
jika kita menyimak (red: Titik hitam di atas kertas putih), ketika mata kita langsung tertuju pada kertas itu, apa yang terlihat ? titik hitam. tapi adakah di benak kita berfikir. ada apa di sekeliling titik hitam itu? yaitu kosong putih bersih hampa. padahal perbedaan antara kertas yg kosong / putih dan titik hitam adalah 1 banding luasnya kertas.
Mengapa kebanyakan orang memandang hanyalah keburukan orang lain, mencela keburukan orang lain. sudah kita berkaca diri kita, apakah diri kita lebih baik dari mereka jawabanya belum tentu.
intinya kita terutama saya yang menulis janganlah semudah kita bilang dia jelek dll, jauhilah larangan2 ALLAH jauhilah SU’UDZON.
teringat lagu (opick) :
beruntunglah bila hati mengenal Allah
beruntunglah bila diri merindu Allah
beruntunglah bila jiwa berharap Allah
beruntunglah cita-cita hanyalah Allah
semua makhluk kan memuji memuja Allah
bersujudlah semesta raya kepada Allah
takkan ada perbandingan untukMu Allah
keagungan kebesaran milikMu Allah
semua di langitMu
semua dalam lautMu
setiap hati mendamba cintaMu
Allah Allah hanya Allah
semua kan bermuara
suka duka airmata cinta
hu.. Allah.. hu.. Allah.. hu.. Allah.. hu
hanya Allah Maha Pengasih
hanya Allah Maha Penyayang
Allah yang mengampuni
Allah yang memaafkan
Allah Maha Pemurah
Allah Maha Dermawan
Allah.. Allah.. Allahu Akbar
hu.. Allah.. hu.. Allah.. hu.. Allah.. hu
marilah kita renungkan itu lagu tersebut.
mohon maaf bila ada kata2 yg kurang jelas, kurang pas
billahi taufik walhidyah
wassallam.