05.15.09

Membangun Visi Rumah Tangga Muslim

Posted in Islami at 9:15 am by mahmudiimam

Silahkan membca artikel di bawah ini, bagi yg baru maupun sudah lama menikah.

Oleh : Drs. Azhari Akmal Tarigan, MA. Ibarat sebuah perusahan, rumah
tangga juga memerlukan visi. Visi merupakan impian yang ingin diwujudkan
bersama lewat sebuah perkawinan. Oleh sebab itu, setiap pasangan yang ingin
menikah layak bertanya, rumah model yang bagaimana yang kelak akan dibangunnya.
Tetapi perlu diingat, rumah yang dimaksud di sini bukanlah rumah fisik yang
bahannya terdiri dari batu, pasir, semen dan kayu. Bukan pula rumah dengan tipe
tertentu yang berada disebuah perumahan elit. Rumah yang dimaksud adalah rumah
non fisik tempat bersemayamnya jiwa.
Setidaknya meminjam klasifikasi yang dituliskan Reza M Sharif di dalam
bukunya, life excellent, kita bisa merumuskan tujuh model rumah yang layak kita
pertimbangkan. Dengan memahami tujuh model ini, bagi yang telah menikah, mereka
dapat mengevaluasi model rumah yang terbangun selama ini. Sedangkan yang baru
menikah, mereka dapat merumuskan dan memimpikan model rumah yang terbaik.

1. Model Hotel.
Mungkin kita termasuk orang yang pernah menginap di hotel atau paling
tidak pernah beracara di sebuah hotel. Apa kesan yang kita peroleh ketika
berada di hotel. Dengan mudah kita akan katakan bahwa hotel adalah tempat
transit, tempat bermalam, tempat istirahat sejenak. Jadi hotel tidak lebih
sebagai tempat tidur, makan dan buang air. Rumah model hotel adalah rumah
tangga yang menjalankan fungsi-fungsi hotel. Rumah yang hanya berfungsi sebagai
tempat transit, makan dan istirahat. Suami-istri sejak pagi sudah pergi
meninggalkan rumahnya, demikian juga dengan anak-anaknya. Pada malam hari
mereka kembali ke rumah. Namun semuanya dalam kondisi yang sedang letih.
Akhirnya mereka pergi ke tempat tidur dan masing-masing sibuk dengan mimpinya.
Suami-istri tertidur pulas demikian juga dengan anak-anaknya. Besok hari mereka
kembali bertemu sesaat di meja makan, itupun kalau sempat sarapan. Setelah itu
mereka kembali menjalankan aktivitasnya masing-masing. Demikianlah peristiwa
ini selalu berulang setiap hari.
Read the rest of this entry »

04.09.09

Titik hitam di atas kertas putih

Posted in Islami at 7:03 am by mahmudiimam

Memang begitu mudahkah, begitu gampangkah kita bilang A,B,C,OKĀ  dll.

jika kita menyimak (red: Titik hitam di atas kertas putih), ketika mata kita langsung tertuju pada kertas itu, apa yang terlihat ? titik hitam. tapi adakah di benak kita berfikir. ada apa di sekeliling titik hitam itu? yaitu kosong putih bersih hampa. padahal perbedaan antara kertas yg kosong / putih dan titik hitam adalah 1 banding luasnya kertas.

Mengapa kebanyakan orang memandang hanyalah keburukan orang lain, mencela keburukan orang lain. sudah kita berkaca diri kita, apakah diri kita lebih baik dari mereka jawabanya belum tentu.

intinya kita terutama saya yang menulis janganlah semudah kita bilang dia jelek dll, jauhilah larangan2 ALLAH jauhilah SU’UDZON.

teringat lagu (opick) :

Read the rest of this entry »

Next page